hobirsoleh

This WordPress.com site is the cat’s pajamas

“ILMU ALAMIAH DASAR” MAKALAH

pada Mei 21, 2012


KATA  PENGANTAR

 

 Segaja puja dan puji kami haturkan kepada Allah, tuhan semesta alam yang yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya serta taufik-Nya sehingga kami dalam keadaan sehat wal-afiyat. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah limpahkan terhadap gusti kita sebagai  madinatul ilmi Nabi Muhamad SAW.

Syukur Al-hamdulillah kami panjatkan atas suksesnya penyusunan makalah ini. Makalah disusun sebagai tugas ujian tengah semester. Karena itu kami ucapkan terima kasih pada semua pihak yang terkait, terutama dosen pembimbing, orang tua kami dan sahabat yang telah berpartisipasi demi terselenggaranya makalah ini sehingga penyusunan makalah ini berjalan dengan lancer selasai tepat waktu.

Kami menyadari dalam makalah ini masih banyak terdapat kesalahan dan kekurang baik dalam segi tulisan Maupun kata-kata, oleh karena itu kami mohon saran dan kritiknya demi kesempurnaan makalah ini  untuk kesempurnaan terutama ilmu kami.

 

 

 

 

 

 

                                                                                  

 

 

                                                                                  Surabaya, 21 November 2009

                                                                                                

                                                                                                  

Penulis

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

A- Latar belakang

Manusia sebagai makhluk tuhan yang berfikir,  dibekali rasa ingin tahu. Rasa ingin tahu tersebut  yang memacu manusia  untuk mengenal, memahami dan menjelaskan hal-hal  yang bersifat alamiah, tesembunyi, sosial dan budaya serta manusia berusaha untuk mencari pemecahan  masalah yang dihadapi dari dorongan rasa   ingin tahu dan usaha untuk memahami masalah, menyebabkan manusia dapat mengumpulkan pengetahuan dalam bentuk ilmu pengetahuan.

B- Rumusan masalah.

  1. Pengertian IAD-IBD-ISD.
  2.  Bagaimana latar belakang timbulnya ilmu pengetahuan terhadap manusia? Dan mengapa ilmu pengetahuan hanya timbul pada manusia?
  3. Proses terjadinya  alam dan hancurnya alam.
  4. Bagaimana  hubungan manusia prasejarah dengan Adam dan hubungan  dengan keyakinan islam?
  5. Bagaimana Teori Charles Drwin tentang “survival of the fittest”?
  6. Bagaimana proses terjadinya perubahan budaya dari zaman ke zaman  hingga saat ini menurut teori evolusi dan cyclus?.
  7. Bagaimana mensikapi perubahan budaya secara islami?.
  8. Apakah nilai keindahan merupakan  budaya yang dicipatkan manusia?.

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

1. PENGERTIAN IAD-IBD-ISD

 

Ilmu alamiah dasar (IAD) sering disebut ilmu pengetahuan alam (IPA) dan ada yang menyebut ilmu kealaman yang dalam bahasa inggris disebut Natural science atau science. Kata tersebut dalam bahasa Indonesia di sebut Sains. Maskoeri Yasin dalam bukunya mendefinisikan ilmu alamiah dasar (IAD) adalah “ ilmu pengetahuan yang mengkaji gejala-gejala dalam alam semesta ini, termasuk bumiyang terbentuk. Dengan menggunkan konsep dan prinsip ilmu dasar”.  Jadi singkatnya ilmu alamiah dasar (IAD) adalah ilmu yang mengkajikonsep-konsep dan prinsip dasar yang esensial saja. Beberapa disiplin-disiplin ilmu yang tergolong ilmu alamiah dasar (IAD) adalah fisika, kimia, astronomi, geologi,meteorology serta biologi.

Ilmu budaya dasar (IBD) merupakan ilmu yang mempelajari tingkah laku dan perbuatan manusia. Ilmu IBD ini dibagi dalam tiga kelompok; 1. Seni (sastra, musik, seni rupa, tari, dan pidato). 2. Sejarah 3. filsafat. Beberapa disiplin ilmu yang ternasuk ilmu budaya dasar (IBD) adalah sebagai berikut;

  1. Sejarah tidak luput dari seni, menempati posisi yang paling tinggi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam seni terdapat ekspresi manusia yang menonjol.
  2. Sejarah sebagai disiplin ilmu yang menelaah manusia dalam demensi waktu telaah masa lampaunya. Manusia ciptaan Allah, dan makhluknya adalah pencipta budaya, peradaban serta perubahan.
  3. Retorika, yang merupakan seni dalam berbicara di depan umum atau lebih kerennya seni berpidato.

Ilmu sosial  dasar (ISD) adalah ilmu yang lebih mengkhususkan atau memebicarakan hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya. Hubungan ini dapat diwujudkan dengan kenyataan sosial. Dan kenyataan sosial inilah yang menjadi titik perhatiannya. Jadi (ISD) berperan untuk menghadapi masalah-masalah sosial  yang dihadapi masyarakat.

 

 

2. ILMU PENGETAHUAN

 

a. Munculnya Ilmu Pengetahuan

Manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah dalam bentuk yang paling sempurna dari ciptaan-Nya yang lain. Manusia dilengkapi akal, nafsu, dan emosi serta panca indra yang dapat memberikan terhadap semua rangsangan, termasuk gejala alam semesta ini. Tanggapan terhadap peristiwa alam tersebut merupakan suatu pengalaman.

 Akal dan emosi menanggapi pengalaman tersebut dari zaman-kezaman yang akhirnya menimbulkan rasa ingin tahu terhadap segala hal yang ada di dunia ini. Pengalaman tersebut merupakan salah satu sebab terjadinya pengetahuan, dan pengetahuan tersebut mengumpulkan fakta-fakta. Pengalaman itu akan bertambah terus mengikuti pola pikir manusia yang memiliki rasa ingin tahu dan mewariskan pada generasi penerusnya.

Faktor yang mendorong pertambahan pengetahuan pertama. Didorong rasa ingin tahu. Kedua, dorongan untuk memuaskan diri untuk memahami hakikat alam semesta. Ketiaga, dorongan praktis, yang memanfaatkan pengetahuan untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih baik. Ketiga dorongan itu menuju ilmu pengetahuan.

b. Pengetahuan Hanya Muncul pada Manusia

Dari ilmu yang kita miliki timbullah pertanyaan bagaimana dengan makhluk selain manusia, apakah muncul pengetaguan juga?. Tentu jawabannya tidak mungkin karena manusia mempunyai kemampuan yang tidak dapat dimiliki oleh selain manusia yaitu akal dan pikiran.

Rasa ingin tahu tidak dimiliki oleh makhluk selain manusia seperta tanah, batu,air dan angin. Namun bagaimana dengan binatang dan tumbuhan?. yang menunjukkan tanda-tanda perubahan dan gerakan. Misalnya, akar mencari air, daun-daun mencari sinar, binatang berpindah dari tempat ke tempat lain misalnya ikan, monyet, dan burung. Apakah mereka mempunyai pengetahuan?, seperti burung manyar bisa membuat sarang yang begitu indah bergelantungan di pohon . jawabannya tidak, mereka hanya mempunyai insting, perasaan dan kemauan. Meraka tidak melalui proses berfikir seperti halnya manusia.

c. Penemu Pengetahuan  Dan Akibat Yang Ditimbulkan

di bawah ini beberapa penemu ilmu pengetahuan

  1. James watt, dia menemukan mesin uap. Dimana dalam mesin tersebut terjadi pemanasan air hingga menjadi uap dan uap itu  bila jumlah molekulnya semakin rapat akan menimbulkan tekanan. Selanjutnya tekanan tersebut diubah menjadi energi mekanik, sehingga bisa menggerakkan mesin. Akibat penemuannya inilah timbul berbagai mesin lain yang lebih  hebat  
  2. Bell, dengan tekonologi modernya dia menciptakan telepon sebagai sarana komunikasi yang kemudian berkembang saat ini dengan nama handphone.
  3. Marconi 1896, dia seorang penemu pesawat radio yang berguna untuk mengirim dan menerima berita tanpa melalui kawat, seperti telephon dan telegram yang akhirnya ini digunakan dalam dunia informasi

3. TERBENTUKNYA ALAM DAN HANCURNYA

 

a. Terbentuknya Alam

Alam semesta menurut orang babylonia (+ 600-700 M) merupak suatu ruangan atau selungkup  dengan bumi yang datar  sebagai lantainya dan langit sebagai atapnya. Jadi menurutnya jagat raya ini adalah suatu ruangan yang sangat besar yang di dalamnya terdapat kehiduapan biotik dan abiotik serta di dalamnya terdapat segala peristiwa alam baik alami atau tidak.

Alam semesta terjadi pada tahun yang lampau bersamaan dengan letusan yang besar. Beberapa teori menjelaskan terjadinya alam semesta di antaranya;

  1. Teori ledakan, teori ini mengutarakan adanya suatu massa yang sangat besar meledak akibat adanya reaksi inti. Kemudian berserakan dan mengembang cepat srta menjahui pusat ledakan, setelah jutaan tahun lamanya massa yang berserakan itu berbentuk kelompok-kelompok yang dikenal dengan galaksi yang di dalamnya ada beberapa bintang.
  2. Immanuel Kant, dia mengutarakan teorinya bahwa di angkasa terdapat suatu ruangan yang berisi macam-macam gas (kabut). Gas yang besar menarik gas yang lebih kecil sehingga terbentuklah kabut besar.  Dalam proses tersebut terjadi benturan bola-bola gas sehingga timbullah panas. Panas ini menyebabkan putaran kabut asal. Kabut berputar semakin cepat maka semakin dingin. Di bagian katulistiwa terjadi pemisahan fragmen dari kabut tersebut. Fragmen yang terlempar keluar dan mendingin, mengembun, mencair, akhirnya menjadi padat, dan membentuk bumi serta planet-planet lainnya.

b. Hancurnya Alam

Para ahli berpendapat tentang hancurnya bumi dan alam semesta setelah bumi berusia sangat tua. Ketuan usia bumi diakibatka oleh ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Sekarang banyak fenomena-fenomena yang terjadi akibat manusia, antara lain ; banjir, longsor, Lumpur lapindo dan lainnya. Penyebab lainnya karena sumber daya daya alam telah habis digunakan khususnya  sumber daya alam yang tidak dapat dipengaruhi. Bumi diibaratkan badan manusia, bila badan manusia diforsir terus-menerus tanpa adanya istirahat dan perawatan yang khusus maka badan akan cepat lelah. Kalau terus-menerus hal itu terjadi maka akan rusak. Cara untuk merawat badan yaitu dengan memberikan gizi dan vitamin yang cukup agar badan tetap eksis dan awet muda. Seperti halnya bumi juga memerlukan perwatan seperti halnnya manusia agar berfungsi dengan baik.

Para ahli berpendapat “ bila lapisan ozon  menipis dan bocor maka, keadaan bumi akan panas yang panasnya menurut pandangan islam ibarat “ matahari satu jengkal tangan”. Dari pandangan islam itu sangat terkait dengan dengan pandangan para ahli. Bila lapian ozon telah hancur maka bumi akan mengalami panas yang sangat panas, karena sangat panas maka isi perut bumi mendidih akhirnya terjadilah letusan yang sangat dahsyat.  Semua isi perut bumi keluar, gunung-gunung bagaikan bulu-bulu yang berterbanngan, daratan akan tertutup oleh tumpahan isi perut bumi.

Dengan adanya letusan bumi ysng begitu dahsyat itu planet-planet dan langit akan hancur akibat getaran letusan bumi. Semua makhluk akan mati kecuali makhluk yang di kehendaki untuk hudup.

4. MAKHLUK PRASEJARAH DAN HUBUNGAN DENGAN ADAM

 

Adam adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah dari tanah kemudian menjadi Lumpur hitam yang diberi petunjuk lalu menjadi tanah kering seperti tembikar dan disempurnakan bentuknya. Allah meniupkan roh ciptaannya, maka terciptalah Adam sebagaimana firman Allah. “dan ingatlah ketika tuhanmu berfirman kepada malaikat”. “ sesungguhnya Aku menciptakan manusia dari tanah liat kering yang berasal dari Lumpur hitam yang diberi bentuk, maka apabila Aku telah menyempurkan kejadiannya dan telah- Ku tiupkan kedalamnya roh ciptaan-Ku maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud” (QS. Al-hijr 28-29).

Dengan penciptaan seperti itu, manusia dibedakan dari seluruh makhluk lainnya. Meski manusia memiliki kesamaan dengan hewan dalam sebagian besar karakteristik, dorongan emosi untuk mempertahankan diri, serta kemampuan untuk memahami dan belajar. Namun ia berbeda dengan hewan dari karakteristik rohnya yang membuatnya cenderung mencari Allah dan menyembahnya.  Jadi makhluk hidup pada zaman prasejarah itu memang keturunan Adam yakni umat Nabi Musa AS. Merka membangkang terhadap perintah Allah dan Nabinya. Mereka tidak pernah mau menjalankan ibadah yang ditetapkan oleh Allah melalui Nabinya (Musa AS) dengan berbagai alasan. Meraka berdalih untuk tidak melaksanakan perintah-perintah tersebut, hingga kemudian Allah murka dan memberi azab yakni berupa kutukan (berupa kera).

Namun hal tersebut oleh para ilmuan barat diduga sebagai asal mula evolusi manusia yang di pelopori oleh Charle Darwin. Dan pendapat Darwin mengenai asal manusia yang bersal dari kera itu dibantah oleh P.P. Grasse, karena pendapat itu tidak terbukti bahwa manusia berasal dari kera. Begitu juga dalam pandangan islam sangat bertolak belakang dengan teori Darwin yang mengatakan bahwa manusia berasal dari kera.

5. TEORI SURVIVAL OF THE FITTEST

 

Charles Darwin dalam beberapa teorinya antara antara lain teori tenteng “ survival of the fittest”. Kata tersebut dalam bahas Inggris disebut frase.Darwin menggunakan frase tersebut sebagai sinonim untuk “seleksi alam “.

Ungkapan “survival of the fittest’ tidak umum digunakan oleh ahli biologi modern karena tidak dapat menyampaikan sifat kompleks seleksi alam, sehingga mereka dan hampir secara eksklusif menggunakan istilah seleksi alam.

Penafsiran frase “survival of the fittest” dalam teori Darwin berarti hanya organisme yang paling kuat akan menang. Setiap organisme yang berhasil mempertahankan diri maka hidupnya akan berlangsung.

Aplikasi “survival of the fittest” pada kehidupan masyarakat saat ini tidak begitu terpengaruh karena para ilmuan masa kini beranggapan bahwa sekalipun organisme mempunyai kemampuan bertahan hidup dan paling kuat tidak berhasil berepoduksi maka akan punahlah organisme tersebut. Dan mereka tidak menganggap “survival of the fittest” sebagai teotologi.

6. TEORI EVOLUSI DAN CYCLUS

 

a. Teori Evolusi

Perubahan budaya bila ditinjau dari teori evolusi terjadi karena adanya keinginan yang timbul dari dalam dir manusia untuk menghadapi perubahan lingkungan. Makhluk hidup berasal dari mkhluk hidup sebelumnya bila terdapat dalam dua jenis kelamin, maka akan menurunkan sifat yang kemungkinan sangat identik dari sifat-sifat induknya. Namun tidak persis sama dengan sifat induknya. Bila hal tersebut berlangsung lurus dalam perkembangan makhlul akan menghasilkan keturunan yang berbeda jauh dari induk  yang pertama. Dengan adanya perbedaan sifat-sifat tersebut otomtis sifat, karakter dan tingkah lakunya akan berubah yang akhirnya menimbulkan budaya yang berbeda pula.

Darwin dalam teorinya berpendapat organisme menjadi sesuai dengan lingkungannya dalam melalui proses evolusi dan proses ini dikendalikan oleh seleksi alam diantaranya;

1. Spesies yang hidup pada masa sekarang berasal dari spesies yang hidup pada zaman lampu.

2.  Evolusi yang terjadi melalui seleksi alam

b. Teori Syclus

Bila dikaitkan denga teori syclus yang menyatakan bahwa perubahan budaya diibaratkan sebagai roda pedati yang senantiasa berputar seiring perjalanan waktu.  kehidupan budaya kadang ada di  posisi bawah, tengah dan puncak. Kehidupan pada posisi bawah itu akan pasti akan berkembang dan menuju tingkatan menengah yang pada akhirnya menuju tinggkatan paling puncak. Setelah semua kehidupan mencapai puncak maka akan punah dan digantikan oleh generasi penerusnya.

c. Penyebab Terjadinya Buadaya

Jadi penyebab terjadinya perubahan budaya antara lain;

  1. sifat, sifat dapat mempengaruhi lingkungan dan tingkah laku baik dan buruk.
  2. pola piker yang lebih maju dari nenek monyangnya misalnya kemampuan, kemampuan dalam megembangkan alam.
  3. jumlah kepadatan penduduk.
  4. keaneka ragaman karena latar belakang keturunan mereka.

7. SIKAP SECARA ISLAMI TERHADAP PERUBAHAN BUDAYA

 

Budaya merupakan hasil tingkah laku manusia yang sudah berulang-ulang dilakukan sehingga menjadi suatu kebudayaan. Manusia adalah makhluk Allah yang paling sempurna, diberi akal, nafsu, emosi dan lain sebagainya. Dengan diberikannya akal supaya manusia bisa berpikir, berubah dan maju dalam keilmuannya, sehingga ada hadist yang mengatakan “ mencari ilmu wajib atas semua orang mukmin” bahkan dalam Al-quran  “ bacalah dengan menyebut nama tuhanmu” artinya baca segala sesuatu yang kita lihat, yang kita rasakan dan didengar.  Jadi membaca bukan harus dengan buku melainkan dengan tanda-tanda yang bisa dibaca.

Dari penjelasan di atas maka manusia harus berubah dari kebodohan menuju kearifan, begitu pula prolaku budaya harus berubah. Kenapa?, karena manusia diciptakan bukan untuk pasif melainkan dinamis.

Dinamis bukan berubah benar ke jelek melainkan dari keburukan menuju kebenaran. Oleh karena itu budaya harus dilandasi dengan karena budaya disamping banyak manfaatnya juga banyak laknatnya. Budaya dapat menaklukkan alam dan mengancam manusia. Misalnya dari kemajuan teknologi pola pikir manusia berubah sehingga lambat-laun budaya asli akan terkikis dan menghasilkan budaya baru.

Di zaman modern ini memang bagus budanya kalau dilihat dari sisi ilmu da teknologinya. Namun alangkag buruknya kalau dilihat dari segi moralnya.

8. KEINDAHAN MERUPAKAN BUDAYA CIPTAAN MANUSIA

 

Setiap orang mempunyai kecenderungan untuk menghadirkan keindahan dalam hidupnya. Itu dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari mulai dari segi berpakain, penataan rambut, penataan interior dan eksterior rumah, tempat kerja, tempat ibadah, dan prilaku, semuanya di tata dengan keindahan.

Keindahan bagi manusia merupakan yang sangat penting, yang merujuk bahwa manusia mempunyai perasaan yang halus, lembut dan menghargai kualitas. Keindahan tidaklah lepas dari budaya manusia. Karena manusia mempunyai apresiasi tergadap seni, budaya dan kecintaan. Rasa  dan sikap batin tersebut berasal dari kemauan dan kemampuan kemauan serta menghayati keindahan.

Keindahan bersal dari kata “indah” artinya bagus, permai, cantik, benar dan  molek. Benda yang mempunyai sifat indah ialah hasil seni, meskipun tidak semua gasil seni indah. Pemandangan alam, manusia, suara dan warna adalah kawasan keindahan yang sangat luas, sesuai dengan keragaman manusia  dan sesuai pula dengan perkembangan sosial budaya. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia dan keindahan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, di manapun dan kapanpun dapat menikmati keindahan. Para ahli mendefinisikan keindahan sebagai berikut;

  1. Al-ghazali

Keindahan suatu benda terletak dari kesempurnaanya yang dapat dikenali kembali dan sesuai dengan sifat benda itu.

  1. Zulzer, keindahan itu hanya untuk yang baik, jika belum baik tidak dapat dikatakan indah.
  2. Loe Tolstoy (rusia), keindahan sesuatu yang mendatangkan rasa senang.

Ada yang berpendapat dan memandang nilai keindahan (estetika) menjadi dua pandangan yaitu keindahan arti secara luas dan secara sempit.

Pengertian secara luas meliputi;

  1. keindahan seni
  2. keindahan alam
  3. keindahan moral
  4. keindahan intelektual

Keindahan dalam arti terbatas

  1. hal-hal yang menyangakut benda-benda yang dapat diserap oleh penglihatan, yakni beruapa bentuk dan warna

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Jasin, Maskoiri,  Ilmi Alamiah Dasar, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2008

Mawardi, Nurhayati, IAD-ISD-IBD, Cetakan ke-VI, CV Pustaka Setia, Bandung, 2009

Mawardi, Nurhidayati, IAD-ISD-IBD, Cetakan ke III, CV Pustaka Setia, 2004

Ms, Wahyu, Wawasan Ilmu sosial Dasar,  Usaha Nasional,Surabaya, 1986

Mustofa, Ahmad, Ilmu Budaya Dasar, untuk IAIN, STAIN,PTAIS Semua fakultas dan Jurusan, Komponen MKU, Cetakan ke-II, CV Pustaka Setia, Jakarta,


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: